Friday, March 2, 2007

Unidentified Soulmate

Mendung di langit perlahan
meneteskan air matanya yang biasa kita sebut "hujan"

Kesedihan bertambah dingin
mengiringi kepergian seorang putri
melintasi jarak untuk menempuh waktu yang tidak pasti

Jangan menungguku untuk mengatakan "aku cinta padamu"
karena aku takkan melakukan hal itu
Biarlah aku yang menunggumu,
untuk suatu saat mengatakan "maukah kau menikah denganku"

soulmate,
antara aku dan kamu atau mungkin bukan kamu,
tinggalkan jejak kasih sayang diantara dera hujan senja
ku ucapkan terimakasih atas semua
sehingga aku merasa diriku ada
untuk menunggu kamu? atau bukan kamu.

peluh bercampur air hujan
membalut jasat termenung sendiri
meratapi perpisahan

soulmate
selamat jalan...

No comments: